Beasiswa Unggulan 2016 (I)

Alhamdulillah, Jumat(23/09) salah satu jalan menuju master sudah dibuka, lulus sebagai awardee Beasiswa Unggulan 2016 dari Kemdikbud Indonesia.

Kamis(16/07), rasa-rasanya hari itu baru selesai merayakan rangkaian hari Raya Idul Fitri. Tibanya ketika meng-scroll laman media sosial, salah satu teman membagikan selebaran digital berisi pengumuman tentang kesempatan mendapatkan beasiswa dari Kementerian Pendidikan dan Budaya bernama Beasiswa Unggulan (BU) 2016.

Setelah dilihat dengan seksama perihal persyaratan beasiswa di laman ini  dan mempelajari apa saja yang dibutuhkan untuk menjadi awardee beasiswa ini, tanpa pikir panjang saya mendaftar untuk menjadi calon peserta awardee di laman ini. Setelah mendaftar saya mendapatkan username dan password yang nantinya digunakan untuk halaman pribadi calon awardee mengunggah seluruh data-data yang dibutuhkan untuk seleksi administrasi.

Keadaan saya ketika  itu adalah sudah diterima di salah satu universitas di Jerman tetapi dengan status conditional. Mengapa dengan bersyarat, karena posisi saya ketika mendaftar master tersebut baru akan lulus sebagai mahasiswa sarjana. Untungnya masa pendaftaran BU  batch 2 ini panjang (hingga akhir Agustus 2016) dan beberapa persyaratan yang belum bisa saya unggah pada hari itu seperti Ijazah, Transkrip, Letter of Acceptance Unconditional, Surat Rekomendasi, dan tentunya Proposal rencana studi saya kumpulkan (unggah) belakangan.

Tipsnya bagi mahasiswa yang sarjana yang akan langsung melanjutkan studi masternya tanpa menunggu terlalu lama selepas menamatkan studi sarjananya adalah sebisa mungkin ketika teman-teman sekalian berada pada semester 7 & 8 giat-giatlah mencari tahu tentang prodi dan universitas yang akan dituju dan tentunya dipersiapkan segera syarat-syarat untuk menjadi mahasiswa master di universitas yang dituju, seperti Surat Rekomendasi, IELTS/TOEFL untuk syarat bahasa, CV, dan surat motivasi diri. Seperti pengalaman saya pada semester 8, saya sudah mendapatkan LoA bersyarat yang kemudian saya jadikan modal utama untuk mendaftar beasiswa selepas saya lulus sarjana.

A. Menyusun Proposal Rencana Studi

Khusus untuk proposal rencana studi yang menjadi syarat dari BU ini cukup memakan waktu yang cukup lama untuk menyelesaikan. Tentunya ini relatif, karena masing-masing memiliki preferensi yang berbeda. Tetapi pada saat itu saya menekankan proposal rencana studi yang terstruktur dan dengan latar belakang yang terjadi di Indonesia dan motivasi memilih prodi studi tersebut berdasarkan latar belakang tadi. Khusus pada bab ini banyak-banyak membaca tentang arah kebijakan nasional, permasalahan yang terjadi, dll yang kemudian dapat diramu untuk dijadikan latar belakang sesuai minat yang teman-teman dalami.

Kemudian masuk pada chapter selanjutnya adalah rencana studi yang akan diambil dari awal perkuliahan hingga tamat studi. Seperti overview program studi, dilanjutkan dengan kurikulum yang diajarkan pada program studi yang dipilih, dan terakhir adalah rencana studi yang dicirikan dengan pengambilan mata kuliah dan sks per tiap semesternya hingga masa akhir studi.

Lanjut kepada chapter selanjutnya, Rencana Thesis/Tugas Akhir. Ya, patut diakui inilah yang menurut saya cukup memakan waktu yang tidak sedikit dibanding bab-bab sebelumnya. Tapi percayalah, dari sinilah reviewer akan melihat sejauh mana kesiapan teman-teman  dan keseriusan pada program studi yang diminati. Langkah-langkah yang saya ambil ketika itu adalah dengan melihat sekilas profesor-profesor yang menjadi pengampu di program studi saya, lalu dilihat proyek-proyek yang mereka kerjakan ataupun proyek yang sudah dikerjakan sebelumnya. Jika beberapa proyek tersebut ada kaitannya dengan latar belakang yang teman-teman tulis, maka jadikanlah tersebut sebagai rencana thesis dan perkaya pemahaman teman-teman dengan membaca artikel-artikel ilmiah, paper terbaru, paper hasil profesor tersebut, dan yang tidak kalah penting review paper.

Jika sudah mencapai titik pemahaman akan thesis yang akan dilakukan/ditulis dalam proposal ini. Saya menyarakan untuk menambahkan satu sub-chapter tentang novelty atau unsur kebaruan yang  teman-teman akan raih dari rencana thesis dalam proposal tersebut. Lalu selanjutnya jika perlu, teman-teman mencantumkan relevansi rencana thesis tersebut dengan yang sudah teman-teman kerjakan sebelumnya, seperti tugas akhir, internship, dll.

Dan pada sub-chapter selanjutnya adalah implementasi hasil studi di masyarakat. Tentunya untuk hal ini teman-teman sudah mengerti tentang selepas teman-teman mendapatkan beasiswa ini dan menamatkan program studi yang dituju, apa yang akan teman-teman lakukan untuk masyarakat khususnya masyarakat Indonesia.

Bab terakhir yang saya tulis kemudian adalah, Rencana biaya studi dan living cost. Saya buat berdasarkan standar hidup yang tertera di website universitas saya. Dan dibuat tabel agar memudahkan dalam mengkalkulasi dan rapi.

B. Mendapat Surat Rekomendasi

bersambung….

Baca bagian Beasiswa Unggulan 2016 (II)

About jurnalazi92

Semua yang ada didalam tulisan ini, semata-mata saya tulis karena saya senang menulis.
Gallery | This entry was posted in PROSES! and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

4 Responses to Beasiswa Unggulan 2016 (I)

  1. Pingback: Beasiswa Unggulan 2016 (II) | jurnalazi92

  2. Rudal says:

    Keren mas, kapan mulai kuliah di jermannya mas?

  3. Pingback: Beasiswa Unggulan 2016 (III) | jurnalazi92

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s