49 Menit Lepas Tengah Malam

Dia adalah pertama, pertama dari tak terjamak.
Dia adalah pengorbanan, pengorbanan akan ketepatan.
Dia adalah “beep”, “beep” yang memanggil arwah dalam lelap.

Gegap dalam kesiapan akan hari dimana sang arwah harus bergembira. Ataukah menerima ucapan sebagai hadiah terindah. Baginya sebuah ucapan bagaikan mesin tik yang menghujam syaraf memori.

Dia adalah pertama, pertama dari tak terjamak.
Dia adalah pengorbanan, pengorbanan akan ketepatan.
Dia adalah “beep”, “beep” yang memanggil arwah dalam lelap.

Dia adalah 49 Menit Lepas Tengah Malam

Mr. Whatever-Beruang, 16 Oktober 2011.

About jurnalazi92

Semua yang ada didalam tulisan ini, semata-mata saya tulis karena saya senang menulis.
Gallery | This entry was posted in PROSES!. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s