Hingga Kemarau sudah Basah

Manis tertulis, kita
Sedalam-dalamnya kita mengungkap
Panjang hingga larut, sudah

Hari jadi saksi, sedikit keresahan menyelimuti
Bicara, tak sedikit mendengar
Biar kita berpisah, kamu harus lekas pulang

Wahai penghuni hati tertinggi
Memang kau tak bisa dibohongi
Adalah saat kita berdua mesra canda bahagia
Berpisah membuat ukiran

Hingga kemarau sudah mulai terbasahi
Kita akan lalui didalamnya
Saling mengisi tak pernah terkosongkan
Saat bertemu tak pernah berpisah kembali.

azi92|Jum’at, 24-06-11, 11.33 wib

About jurnalazi92

Semua yang ada didalam tulisan ini, semata-mata saya tulis karena saya senang menulis.
Gallery | This entry was posted in Media Romantika. Bookmark the permalink.

2 Responses to Hingga Kemarau sudah Basah

  1. journalife2 says:

    Boleh deh muridnya Piyu… haha

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s