JURNALAZI BERSAMA KLJI

words.azi
Maaf teman-teman, artikel ini telat angkat. Saya usahakan untuk berbagi di sela-sela waktu yang pekat. Sebenarnya bukan artikel yang saya tulis, tetapi ini adalah hasil wawancara saya dengan dedengkot KLJI(Komunitas Lubang Jarum Indonesia) Jakarta, Kang Denis yang pada sabtu,(12/3) diundang oleh OSIS untuk memberikan workshop. Obrolan hangat pun terjadi dengan penuh kelakar lelucon khas sunda tetapi serius tentunya. Bagaimana ia merumuskan pentingnya sebuah PROSES! dalam setiap kehidupan dan agar berorientasi kepadanya dalam mencipatakan karya. Dan konser terakhir yang ia saksikan di Bandung, membawa berkah untuknya, magic words “YOU KNOW ME SO WELL”. Sok di Cek.

Kang assalamu’alaikum
Wa’alaikum salam..
Saya sudah sedikit banyak membaca artikel tentang KLJI. Jadi ini tuh dari Jogja ya?
Jadi gini sejarahnya. Ini tuh dibawa oleh seorang maestro di bidang fotografi, yaitu Kang Ray Bachtiar. Dia dulu yang pertama kali mengenalkan konsep kamera lubang jarum ini. Walaupun ia mengadopsi cara Camera Obscura, tetapi ia modif dengan bagian kaleng. Jadi inilah yang menjadi ciri khasnya. Walaupun dalam pembuatanya tidak selalu menggunakan kaleng, bisa menggunakan kotak, ruangan, bahkan mobil sekalipun bisa.
Kalo masalah ini dari Jogja tuh memang kebetulan waktu itu tahun 1992, ia mengadakan workshop pertama kalinya di ISI Jogja, setelah mengalami penolakan dari universitas-universitas di Bandung. Lalu oleh ISI dijadikan mata kuliah untuk program studi fotografi hingga saat ini.
Wow ISI Jogja. Kang boleh tahu siapa yang nolak Kang Ray Bachtiar waktu di Bandung, secara Kang Ray adalah lulusan FSRD ITB?
Salah satunya ITB dan UNPAD. Dulu UNPAD ada jurusan seni, sekarang udan dipindah di UPI Bandung.
Ha23x.. Coba ITB bisa jadi PERTAMAX Kang..
hahaha.. salah sendiri nolak.
Benar juga. Jujur Kang saya kenal kamera kaleng baru sekarang. Apakah ini sebuah keterlambatan?
Sebenarnya ini bukanlah keterlambatan. Eh, tapi terlambat juga sih. Gini, konsepp kamera dan praktik sudah diajarkan sejak kelas 2 SD di Jepang. Sekarang di Indonesia kita lihat. Baru dijadikan mata kuliah di beberapa Universitas.
Sial, saya kurang beruntung tapi sebenarnya kalo masalah konsep saya sudah diajarkan. Ya, sebatas hafalan yang akan diujikan di Sekolah. Tidak sampai pengembangan yang paling mendasar.
Itulah Indonesia yang selalu meng-instan-kan diri dengan barang-barang yang sudah jadi.
Ya benar juga Kang. Kita terlalu terlena di Era ini. Saya sendiri termasuk yang malas untuk masalah “DIGGING”. Apalagi generasi sekarang sudah mengenal berbagai macam kamera canggih. Tetapi pengalaman saya “DIGGING” tuh benar-benar membawa efek yang luar biasa. Ya, saya lebih menghargai PROSES!
Sip. Menghargai PROSES! Sama halnya dengan saya mendalami kamera ini. Beberapa kali gagal tidak masalah, karena saya belajar dari kegagalan. Hingga saya menghayati setiap PROSES! yang terjadi untuk menghasilkan suatu karya seni. Satu lagi. Apa yang kamu rasakan ketika kamu menghasilkan suatu karya yang murni 100% buatan kamu sendiri, dengan alat yang kamu buat sendiri sampai karya yang dihasilkan dari alat tersebut. MANTAP LAH!.
Gila, Keren. Kang ngomong-ngomong, manajer SM*SH ya? Kok dari tadi “You know me so well” mulu?
hahah..(tertawa terbahak-bahak). Eh itu lagi nge-trend loh. Ya, intinya sih biar menyihir perhatian aja sih, terutama cewek-cewek biar pada merhatiin saya lagi ngejelasin. Tetapi, murni saya bukan apa-apanya SM*SH.
Ha23x.. Dikirain apanya SM*SH. Wah maaf kang, saya kurang tahu kalo itu lagi nge-trend.
Iya, terakhir saya nonton konser KOIL di Bandung. Si Otong KOIL di sela-sela ganti lagu ngomongnya “You know me so WEW” mulu. Ya jadi ikut-ikutan dah. Keren tuh KOIL. Dia band metal pertama yang buat konser sendirian setelah tragedi yang banyak mati itu.
Tragedi Sabtu Kelabu Kang, yang 11 orang meninggal gara-gara nonton konser Band Metal.Awal keterpurukan metal di scene nasional.
Nah itu…
Ya baguslah kalo KOIL adain acara gitu. Langkah awal untuk memperbaiki keterpurukan. Ya sudah kang terimakasih atas waktunya. Sukses selalu. “You know me so well”.

Sip2x.. sama sama.

About jurnalazi92

Semua yang ada didalam tulisan ini, semata-mata saya tulis karena saya senang menulis.
This entry was posted in PROSES!. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s