Sedikit pun (timnas)Indonesia Tidak Memiliki Mental Penjajah

words by AZI(26/10/10)

Laga Final AFF Suzuki Cup 2010 leg 1, Minggu(26/12/10) yang diadakan di Stadiun Bukit Jalil Malaysia antara kesebelasan Indonesia melawan Malaysia sangat mengejutkan di mata saya. Betapa tidaknya terkejut pada saat itu, Malaysia dapat mengalahkan Indonesia dengan skor 3-0.

Pertandingan yang sangat buruk sepanjang penyelenggaraan AFF  Suzuki Cup ini.  Padahal dari hasil pada saat penyisihan melawan tim yang sama Indonesia dapat mempercundangi Malaysia dengan Skor 5-1. Dan juga rekor tak terkalahkan Indonesia selama AFF Suzuki Cup 2010 berhasil digagalkan oleh tim tersebut. Para pemain Indonesia terkesan bermain kurang lepas, kurang show off, kurang percaya diri, dan macam-macam lah. Kalo kita bandingkan dengan permainan ketika bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno, keadaan tersebut 180 derajat sangat berbeda.

Jika kita ambil kesimpulan dari kalimat-kalimat diatas Indonesia adalah tim yang kuat ketika menjadi tuan rumah. Tetapi ketika bertandang ke negara lain, yah itulah yang didapat.

Secara faktor historis, Indonesia adalah negara yang sangat lama dijajah oleh bangsa-bangsa asing. 350 tahun oleh Belanda ditambah denga 3.5 tahun Jepang. Jadi Indonesia sudah pandai untuk mengatasi masalah yang datangnya dari luar. Itulah yang melatih mental kandang Indonesia. Siapa yang tidak akan pandai jikalau belajar selama 353.5 tahun? Berbeda dengan kita melawat ke negeri orang. Indonesia tidak pernah menjajah negeri orang. Jadinya mental tandang pun tidak terlalu pesat berkembang. Berbeda halnya dengan bangsa-bangsa Eropa yang maju dunia persepakbolaannya karena mereka secara historis adalah penjajah. Tentunya sesudah menjajah, mereka tidak akan rela melepas negara jajahannya tersebut. Lalu mereka memperthankan negara jajahannya tersebut. Sehingga terbentuklah mental kandang dan tandang secara seimbang. Dan hingga saat ini mereka masih jauh dalam ranking FIFA diatas Timnas Indonesia.

JURNALAZI#6

About jurnalazi92

Semua yang ada didalam tulisan ini, semata-mata saya tulis karena saya senang menulis.
This entry was posted in they whisper, we explode!. Bookmark the permalink.

2 Responses to Sedikit pun (timnas)Indonesia Tidak Memiliki Mental Penjajah

  1. waladun says:

    san caranya jadi temen di wordprezz kyk gimana?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s