Eksploitasi Remaja di Era Informatika

Words by AZI(23/10/10)

Rada mirip ya judulnya sama judul lagu band Efek Rumah Kaca, Kenakalan Remaja di Era Informatika. Tulisan ini tidak jauh beda dengan lagunya. Sabtu(16/10), diadakan seminar nasional “Information Awareness for Young Generation” yang diadakan di tempat saya belajar sekarang, MAN Insan Cendekia Serpong. Menghadirkan langsung Peri Umar Farouk dari Jangan Bugil Depan Kamera(JBDK). Saya sempat dibuat tercengang dengan angka-angka statistik yang ditampilkan oleh narasumber tersebut dan dibuat sadar bahwasannya Republik Indonesia sekarang dalam peringkat degradasi nilai, moral, norma. 800+ mini video porno berkonten lokal yang 90% diantaranya dibuat oleh pelajar/mahasiswa, peringkat tiga besar pengetik kata “sex” di mesin pencari Internet, menjadi negara asia#2 yang memproduksi majalah Playboy dan masih banyak lagi.

Seolah-olah Indonesia tidak menyadari ataupun setengah sadar dengan pornografi terebut. Korban dari sasaran pornografi tersebut adalah KAMI! Kita bisa lihat bagaimana para pelaku bisnis pornografi ini mencari pelanggan terbaru setiap harinya, sehingga meraup keuntungan jutaan dollar dengan sasaran pelanggan terpusat pada para REMAJA. Karena pelaku bisnis ini tahu betul keadaan psikologis remaja. Saya namakan keadaan ini dengan “Eksploitasi Remaja”.

Bukan saja alam yang bisa habis dikeruk kekayaannya, remaja pun bisa. Pada saat manusia berhadapan dengan pornografi, otak bagian yang berfungsi sebagai daya perasaan bekerja sangat keras tetapi untuk bagian otak yang berfungsi sebagai pikiran MATI TOTAL! Bisa dibayangkan bagaimana bila kita sehari-hari berhadapan dengan pornografi, total semua proses berpikir mati, sehingga manusia tersebut dijuluki “mental porno”.

Dan satu hal lagi yang menguatkan Indonesia dalam klasemen degradasi nilai, moral, dan norma adalah maraknya pornoaksi public figure. Dari Entertainer di televisi, Rockstar media massa, hingga anggota DPR pernah terlibat aksi-aksi tersebut. Kalau kita menganut majas “pars pro toto” apa yang bisa kita percaya pada acara televisi, berita di media massa, dan wakil rakyat tentunya. Apa(?)

JURNALAZI#3

About jurnalazi92

Semua yang ada didalam tulisan ini, semata-mata saya tulis karena saya senang menulis.
This entry was posted in they whisper, we explode!. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s